Menu

Rabu, 28 Agustus 2013

Semangat (?)

kata sun tzu, "yang menang perang memenangkan peperangan sebelum pertempuran dimulai, yang kalah maju ke medan perang berharap bisa menang"

Semangat memberikan kita tenaga untuk tetap berusaha keras ketika menghadapi situasi yg sulit. Tapi itu saja tidak cukup. Menghadapi tantangan dengan hanya berbekal semangat sama seperti orang yang maju perang hanya berbekal harapan untuk menang. Semangat memberi kita tenaga, tapi tidak memberi kita arah.

Aku selalu menyemangati anak buah ku ketika menghadapi suatu tantangan, semua pemimpin yg baik akan melakukan itu. Tapi itu karena aku lah yg memberi arah kepada mereka. Semangat sangat penting bagi seorang prajurit, bagi seorang anak buah, tapi itu tidak cukup bagi seorang pemimpin. Dan kita adalah pemimpin, paling tidak untuk diri kita sendiri.

Untuk memenangi dunia, semangat saja tidak cukup, sangat tidak cukup. Yang kita lebih kita butuhkan dalam diri kita untuk mendorong kita menang adalah "passion". Terus terang aku ga menemukan padan kata yg paling tepat untuk kata ini jadi aku akan pakai kata itu dalam tulisan ini.

Passion bukan hanya semangat, passion jauh lebih dalam dari itu. Passion adalah ketertarikan, gairah, rasa dahaga, untuk memiliki sesuatu, untuk mencapai sesuatu, untuk menjadi sesuatu sepenuh mungkin, sebaik mungkin. passion mendorong kita untuk terus mencari bagaimana kita bisa lebih baik, lebih unggul, lebih, lebih menguasai hal yg kita minati tersebut. Kalau kita memiliki passion kita akan melihat tantangan sebagai sesuatu hal yg menarik dan membuat hati kita semakin membara untuk menghadapinya, bukan suatu beban yg harus kita pikul.

Passion bukan hanya memberi kita tenaga, tapi juga arah, dan lebih jauh lagi, rasa dahaga untuk selalu menjadi lebih baik lagi, untuk terus mengevaluasi kinerja dan arah kita.

Passion berkaitan erat dengan impian. Kita hanya benar-benar passionate terhadap hal yg benar-benar kita minati, benar-benar kita impikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar